NADIKABAR.COM — Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan pendidikan tinggi melalui Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Ibas mengajak mahasiswa untuk tidak hanya mengejar keberhasilan akademik, tetapi juga membangun karakter, memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan bangsa.
Menurut Ibas, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan capaian akademik yang baik, tetapi juga harus melahirkan generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia kerja, dan pembangunan nasional.
"Jangan pernah minder dan jangan pernah merasa sedih karena kalian dilahirkan dan dibesarkan dari mana pun. Kesempatan sudah diberikan oleh negara. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan jadilah manusia terdidik yang mampu mengubah jalan hidup kalian sendiri," ujar Ibas dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).
Pesan tersebut disampaikan Ibas saat bertemu dengan mahasiswa penerima KIP Kuliah dalam kunjungannya ke Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Senin (26/10) bertajuk 'Silaturahmi Kebangsaan: Merajut Mimpi, Membangun Negeri: Mendengar Cerita, Menguatkan Masa Depan Mahasiswa Penerima KIP Kuliah UNDIP'.
KIP Kuliah sebagai Kesempatan dan Tanggung Jawab
Ibas mengapresiasi keberlanjutan perhatian negara terhadap akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Menurutnya, program KIP Kuliah merupakan salah satu bentuk dukungan yang perlu dijaga agar mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi dirinya.
Ia mengingatkan para penerima beasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Disiplin dalam belajar, kesungguhan mengikuti proses perkuliahan, serta kemauan untuk terus meningkatkan kapasitas diri harus menjadi bagian dari keseharian mahasiswa.
"Pastikan program ini jangan disia-siakan. Jadilah mahasiswa yang disiplin dalam belajar, dalam bekerja, dalam berkarya, dan dalam berinovasi. Belajarlah kepada para dosen, profesor, dan pembimbing yang akan memandu kalian menghadapi dinamika kehidupan," ujarnya.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu juga menegaskan bahwa kesempatan memperoleh pendidikan tinggi harus diikuti dengan kesadaran untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Keberhasilan mahasiswa, menurutnya, tidak semata-mata diukur dari gelar atau pekerjaan yang diperoleh setelah lulus, melainkan juga dari kemampuan mereka menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
Mahasiswa Harus Adaptif Menghadapi Perubahan Zaman
Di tengah perkembangan teknologi, disrupsi ekonomi, tantangan lingkungan, dan dinamika global, Ibas mendorong mahasiswa untuk menjadi generasi yang adaptif, memiliki rasa ingin tahu tinggi, serta berani mengembangkan gagasan dan inovasi.
Ia menilai, generasi muda memiliki tanggung jawab penting dalam menjawab berbagai persoalan, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan literasi keuangan dan hukum, pengembangan teknologi, hingga kebutuhan tenaga kesehatan yang kompeten dan humanis.