Ghimoyo menjelaskan produksi telur ayam sudah terlanjur meningkat tajam karena selama ini hasil panen biasanya terserap oleh program MBG.

Ketika program tersebut berhenti sementara selama libur sekolah, permintaan menurun hingga harga telur di tingkat peternak langsung jatuh.

"Anak sekolah libur empat hari, produksinya terus-terusan, jadi itu membuat gejolak sedikit. Jadi, pemerintah hadir untuk menstabilkan itu," ujarnya.

NadiKabar.com menggelar Agrifood Forum 2026 bertajuk "Swasembada Protein & Peluang Pangan Global" hari ini, Senin (19/10) di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan.