"Kalau kita lihat valuasi dari perusahaan-perusahaan kita yang melantai di bursa, termasuk yang dimiliki oleh badan usaha memiliki negara itu valuasinya sangat boleh dikatakan rendah pada saat ini, karena terjadinya koreksi, justru kami melihatnya ini adalah suatu opportunity ke depannya karena tentunya kami sebagai Danantara selalu melihat investasi itu sebagai long term investment bukan sebagai investor in and out yang anytime bisa masuk," ujar Rosan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Adapun keyakinan tersebut terjadi karena Rosan menilai bahwa fundamental perusahaan-perusahaan yang tercatat di bursa masih tergolong baik. Dia mencontohkan sektor perbankan yang dinilai tetap solid meskipun valuasi sahamnya berada di bawah satu kali price to book value (PBV).
"Kami selalu melihat bahwa ini adalah opportunity untuk kita sebagai long term investment di pasar modal Indonesia untuk masuk bersama-sama berserta ekosistem yang kami ada karena kami melihat dan kami sangat meyakini perusahaan-perusahaan yang melantai di bursa kita ini akan meningkat ke depannya," ujar Rosan.