Hasan mengatakan realisasi penawaran umum hingga akhir tahun akan dipengaruhi dinamika pasar, minat investor, serta pertimbangan momentum. Adapun dana yang dihimpun melalui securities crowdfunding (SCF) per 29 Oktober 2026 tercatat sebesar Rp2,09 triliun.

Di segmen pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) pada Oktober 2026 berada di level 431,5 atau termoderasi secara bulanan. Sementara itu, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana per 30 Oktober 2026 tercatat sebesar Rp620,14 triliun, turun 2,66 persen secara bulanan.

Pada produk investasi baru, sejak peluncuran exchange traded fund (ETF) emas pada 10 Agustus 2026 hingga 30 Oktober 2026, tercatat tujuh produk ETF emas dengan total dana kelolaan Rp110,26 miliar.

Adapun bursa karbon mencatat 60 pengguna jasa dengan volume transaksi mencapai 1,98 juta ton setara karbon dioksida (CO2e). Akumulasi nilai transaksinya tercatat sebesar Rp94,2 miliar.

"OJK akan terus mencermati perkembangan pasar dan mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan dengan kualitas keterbukaan informasi," tutupnya.