Menurut Bank Dunia, aktivitas ekonomi didukung oleh peningkatan pelaksanaan program-program prioritas pemerintah, investasi yang terkait dengan negara, serta subsidi energi.
Selain itu, Bank Dunia menilai bauran kebijakan telah mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka pendek namun juga berkontribusi pada ketidakseimbangan fiskal dan eksternal yang lebih besar.
Bursa Eropa kompak menguat pada penutupan Selasa (06/10), diantaranya FTSE 100 Inggris menguat 0,42 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,77 persen, indeks CAC 40 Prancis menguat 0,40 persen, indeks Euro Stoxx 50 menguat 0,49 persen.
Bursa AS Wall Street juga kompak menguat pada Selasa (06/10), diantaranya Indeks S&P 500 menguat 0,58 persen ke 7.818,93, indeks Nasdaq Composite menguat 0,45 persen ke 27.599,79 dan indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,49 persen ke 51.521,69.
Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain, indeks Nikkei melemah 0,62 persen ke 70.248,00, indeks Hang Seng melemah 0,84 persen ke 24.1077,76, indeks Kospi melemah 1,01 persen ke 6.873,79, indeks Kuala Lumpur melemah 0,99 persen ke 1.617,11, dan indeks Strait Times melemah 0,92 persen ke 5.649,60.
Sementara itu, indeks Shanghai (China) libur dalam rangka memperingati Golden Week atau Hari Nasional China.