NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Kamis (5/11).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG cenderung bergerak sideways secara intraday setelah mencapai target koreksi minimal sebelumnya. Namun, indeks masih berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area 4.763-4.807.
"Posisi IHSG diperkirakan masih berada pada wave (v) dari wave [v], dengan area koreksi berikutnya di rentang 4.763-4.807," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 4.847, 4.763 dan resistance 5.143, 5.247 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni CPIN, ENRG, ICBP, dan UNVR.
Sementara itu, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji memperkirakan IHSG masih berada dalam fase pemulihan sementara atau dead cat bounce, dengan risiko melanjutkan penurunan.
Sinyal negatif dari indikator teknikal dan penurunan volume perdagangan turut membayangi pergerakan indeks.
"Pergerakan IHSG membentuk pola dead cat bounce setelah sebelumnya menunjukkan pola bullish pin bar. Indikator Stochastics K_D dan RSI masih memberikan sinyal negatif, disertai volume perdagangan yang menurun," ujar Nafan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 4.777 dan 4.697 dan resistance 5.036, 5.116 hari ini. Nafan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ANTM, BRIS, dan INDF.
IHSG ditutup di level 4.919 pada perdagangan Rabu (4/11) sore. Indeks saham menguat 15,48 poin atau naik 0,32 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp10,65 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,63 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 190 saham menguat, 439 terkoreksi, dan 88 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.