NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat terbatas pada perdagangan Senin (26/10).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan, tetapi terdapat potensi koreksi ke 5.350 sampai 5.827.
"Peluang penguatan lanjutan terbuka jika IHSG mampu menembus resistance 5.458, dengan target berikutnya di 5.561. Namun, waspadai potensi koreksi ke area 5.350-5.827," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.185, 4.915 dan resistance 5.460, 5.563 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMMN, BULL, ENRG, dan GGRM.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai penguatan indeks saham pekan lalu memicu pengujian ulang (retest) dalam waktu dekat.
"IHSG telah naik selama lima hari berturut-turut dengan sinyal bearish divergence, menandakan adanya potensi untuk segera melakukan retest, yang diperkirakan masih menjadi bagian dari wave iv yang belum usai," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.185, 4.972, dan 4.767, sementara resistance 5.561, 5.716, dan 5.936 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMRT, ASII, PGEO, dan TLKM.
IHSG ditutup di level 5.439 pada perdagangan Jumat (23/10) sore. Indeks saham menguat 51,35 poin atau naik 0,95 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp16,19 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 43,93 miliar saham.
Pada penutupan saat itu, 477 saham menguat, 187 terkoreksi, dan 129 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.