"Investor semakin mempertanyakan apakah besarnya belanja infrastruktur AI akan menghasilkan imbal hasil yang memadai," ujar Nico.
Di sisi lain, ancaman kenaikan inflasi menghantui setelah harga minyak global menembus 105 dolar AS per barel, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dan Eropa Timur yang membuat harga minyak tetap tinggi.
Ketua The Fed, Kevin Warsh yang cenderung dovish mendorong pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober 2026.
Dalam pertemuan tahunan IMF di Bangkok pada Jumat (16/10), Warsh tidak memberikan sinyal mengenai hasil rapat FOMC bulan ini, namun menyatakan bahwa inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan belum mengubah penilaiannya terhadap perekonomian AS.
Adapun, The Fed saat ini memasuki periode blackout menjelang rapat kebijakan pada 27-28 Oktober, dengan pasar memperkirakan probabilitas sekitar 84 persen bahwa suku bunga akan dipertahankan.