"Kami sudah mendorong hampir 3 tahun lebih (suporter away), sehingga PSSI dipantau FIFA untuk memberikan izin untuk bisa dihadiri suporter ke mana saja, diizinkan dengan beberapa catatan untuk yang punya rivalitas menjadi landasan utamanya," kata Ferry Paulus di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Ferry menjelaskan bahwa kuota suporter tim tamu berada di kisaran 10-15 persen. Menurutnya, Persita tidak memiliki masalah terkait alokasi tersebut sehingga Persija mendapat jatah yang cukup besar.

"Alokasi away itu 10-15 persen, Persita tidak ada masalah sehingga Persija mendapat jatah cukup lumayan banyak. Karena tidak ada indikasi. Kami I.League merasa ini penting untuk digarisbawahi. Jika terulang lagi kami dorong sanksi lebih berat," ujarnya menambahkan.

Ferry menegaskan bahwa sanksi yang telah dijatuhkan Komdis PSSI perlu diterima sebagai bahan evaluasi. Ia berharap hukuman tersebut menjadi pengingat bagi klub dan suporter agar insiden serupa tidak kembali terjadi.