Apple turut meningkatkan kecepatan penyimpanan SSD. Kecepatan baca dan tulisnya diklaim hingga dua kali lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Peningkatan SSD ini berpotensi memberikan manfaat nyata bagi pengguna yang sering membuka pustaka foto berukuran besar, memindahkan file video, atau mengerjakan proyek kreatif. Untuk pekerjaan seperti ini, akses penyimpanan yang lebih cepat terkadang lebih terasa dibandingkan sekadar peningkatan kecepatan prosesor.
Dari segi desain, iMac M6 tetap mempertahankan bodi tipis khas komputer all-in-one Apple. Layarnya menggunakan panel Retina 4,5K berukuran 24 inch dengan diagonal aktual 23,5 inch.
Layar tersebut menawarkan kecerahan 500 nits, cakupan warna luas P3, serta dukungan lebih dari satu miliar warna. Apple juga menyediakan opsi kaca nano-texture pada model CPU dan GPU 12 core untuk mengurangi pantulan cahaya.
Meski tidak membawa perubahan desain besar, layar iMac tetap menjadi salah satu daya tariknya. Resolusi tinggi dan cakupan warna luas membuatnya menarik untuk pengolahan foto, desain grafis, hingga editing video. Opsi nano-texture juga patut dipertimbangkan bagi pengguna yang bekerja di ruangan dengan pencahayaan terang.
Untuk konektivitas, iMac M6 kini mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6. Khusus model 12 core, Apple menyediakan empat port Thunderbolt 4, opsi Ethernet 2,5 Gigabit, serta dukungan hingga dua monitor eksternal beresolusi 6K.
Peningkatan konektivitas ini menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang mengandalkan transfer file berukuran besar melalui jaringan lokal atau membutuhkan beberapa layar untuk multitasking. Namun, manfaat maksimal Wi-Fi 7 tentu membutuhkan router dan jaringan yang kompatibel.
iMac M6 turut dilengkapi kamera Center Stage 12 MP dengan Desk View, tiga mikrofon berkualitas studio, serta enam speaker yang mendukung Spatial Audio dan Dolby Atmos.