NADIKABAR.COM — Faktor alam dan cuaca mendorong penjualan Sharp dalam beberapa bulan terakhir. Tidak hanya pendingin udara yang dicari untuk melawan panasnya musim kemarau, tapi juga air purifier atau penjernih udara karena abu dari Gunung Anak Krakatau.
Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia mengungkap penjualan air purifier buatannya meningkat tiga kali lipat setelah erupsi Gunung Anak Krakatau pada 5 September lalu.
"Kita biasa menjual sekitar 2.000 unit per bulan, sekarang hampir 6.000 unit per bulan," kata Andry dalam peluncuran produk terbaru Sharp di Tangerang Selatan, Selasa (27/10/2026).
"Tapi belum mengalahkan COVID. Saat COVID kita bisa menjual 30.000 unit," sambungnya.