"Vietnam menjadi kontributor yang semakin penting bagi ekspansi manufaktur dan diversifikasi rantai pasok di Asia Tenggara," ujar Ha Hoang Hop, Ketua Lembaga Think Tank VietKnow yang berbasis di Hanoi, dikutip dari SCMP, Rabu (4/11/2026).
Selain pertumbuhan ekonomi, ukuran PDB per kapita disebut dipengaruhi oleh inflasi dan pergerakan nilai tukar. Faktor-faktor ini berpotensi menghapus keunggulan tipis yang dimiliki Vietnam.
"Perubahan nilai tukar dapat membalikkan peringkat dalam nilai dolar nominal, sementara konvergensi yang berkelanjutan memerlukan produktivitas, keterampilan dan kapabilitas teknologi yang lebih kuat," kata Ha.