Ia menjelaskan penanganan WNA tersebut juga dilakukan melalui koordinasi dengan aparat kepolisian yang sebelumnya mengamankan yang bersangkutan.

Meski demikian, Imigrasi Denpasar belum dapat memastikan penyebab FMMM mengamuk di tempat penginapannya maupun saat menjalani pemeriksaan.

Haryo mengatakan tindakan keimigrasian selanjutnya akan dilakukan setelah kondisi WNA tersebut stabil.

Imigrasi Denpasar juga akan berkoordinasi dengan perwakilan negara asal FMMM terkait penanganan lebih lanjut.