Kepada para calon taruna/taruni yang akan mengabdikan diri di Kementerian Imipas, baik di bidang Imigrasi maupun Pemasyarakatan, Rudi mengharapkan mereka dapat menjalani setiap proses tersebut dengan mengandalkan kemampuan diri sendiri.
Selain memberikan arahan kepada peserta seleksi, Rudi juga berpesan kepada panitia seleksi agar seluruh tugas dilaksanakan secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia juga menekankan kepada tim pengawas untuk menjalankan fungsi pengawasan secara optimal guna mencegah potensi penyimpangan serta menjaga integritas setiap tahapan seleksi.
"Kami telah berpesan kepada seluruh panitia agar melaksanakan proses seleksi kesehatan jasmani ini sebaik-baiknya. Tidak ada kolusi, tidak ada manipulasi, dan tidak dipungut biaya. Kami berharap seluruh peserta dapat membuktikan bahwa mereka memiliki kondisi kesehatan dan kemampuan jasmani yang sesuai dengan persyaratan," ucapnya.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan, Rudi turut meninjau pemanfaatan Live Dashboard Seleksi Kesehatan dan Pemeriksaan Fisik. Sistem tersebut menyajikan informasi pelaksanaan seleksi, mulai dari rekapitulasi kehadiran peserta secara real time hingga akses terhadap dokumen dan regulasi terkait.
Live Dashboard juga memuat rekapitulasi penilaian setelah proses pemeriksaan dan penilaian selesai, sehingga dapat mendukung pemantauan pelaksanaan seleksi secara lebih terstruktur.