NADIKABAR.COM β€” Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M. Rizal Taufikurahman mengatakan, rencana penambahan kredit untuk usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) hingga Rp400 triliun yang ditargetkan pemerintah pada 2027 perlu diikuti perluasan akses pasar.

Rizal, saat dihubungi di Jakarta, Rabu, menilai, target penyaluran kredit tersebut positif untuk memperluas akses pembiayaan, tetapi cukup ambisius di tengah pertumbuhan UMKM yang masih terbatas.

Data Bank Indonesia pada September 2026 menunjukkan kredit UMKM tumbuh 2,7 persen secara tahunan, sementara kredit modal kerja UMKM terkontraksi 2,6 persen.

β€œKondisi ini menuntut pembenahan akses dan pemetaan kebutuhan pembiayaan UMKM,” kata Rizal yang juga Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef.

Menurut Rizal, tambahan kredit dapat meningkatkan produktivitas melalui pembaruan teknologi, efisiensi produksi, dan pemenuhan pesanan. Namun, dampaknya terhadap skala usaha bergantung pada akses pasar.