NADIKABAR.COM — Indef mengungkap satu faktor kunci agar investasi di sektor energi di Indonesia bisa mengalir deras.
Direktur Kolaborasi Internasional Indef Imaduddin Abdullah mengatakan faktor kunci tersebut adalah kepastian.
Ia mengatakan Indonesia dari kacamata investor, Indonesia memiliki banyak daya tarik.
Daya tarik pertama datang dari potensi ekonomi yang dimiliki.
Ia mengatakan saat ini Indonesia merupakan negara dengan ekonomi yang terbesar di Asean.
Indonesia katanya, juga memiliki pasar besar yang didominasi oleh populasi muda.
Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia katanya juga masih menjajikan karena stabil di kisaran 5 persen sampai 6 persen.
Meskipun demikian katanya, potensi itu masih menjadi pertimbangan bagi investor yang ingin berinvestasi di sektor energi.
Mereka masih mempertimbangkan faktor kepastian untuk berinvestasi di Indonesia.
"Faktor itu paling penting (bagi investasi di sektor energi). Dalam diskusi kami dengan beberapa investor, mereka menyampaikan bahwa insentif memang penting, tapi selama ada kepastian, rasanya sudah lah tidak apa-apa tidak ada insentif," katanya dalam The Economic NadiKabar.com TV With Rully Kurniawan pada Kamis (29/10) malam.
Ia mengatakan bahwa faktor kepastian penting bagi investor di sektor energi karena itu bisa mereka pakai dalam menentukan perencanaan bisnis.
Investasi di sektor energi memiliki potensi yang menjanjikan. Potensi itu berasal dari kenaikan kebutuhan energi di masa depan.
Head of Energy Modelling and Policy Planning ACE Zulfikar Yurnadi dalam forum yang sama memprediksi untuk kawasan ASEAN saja kenaikan kebutuhan energi primerbisa sampai 400 persen sampai dengan 2060.
Prediksi sudah mereka tuangkan dalam ASEAN Energy Outlook ke-9.