NADIKABAR.COM — PT Indika Energy Tbk membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 20,2 juta dolar AS hingga kuartal III 2026, meningkat dari 0,5 juta dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun pendapatan tercatat sebesar 1.842,3 juta dolar AS per akhir September 2026 atau naik 27,7 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar 1.443,0 juta dolar AS.

"Kinerja perseroan hingga kuartal III 2026 menunjukkan penguatan operasional, tercermin dari pertumbuhan pendapatan, laba kotor, dan adjusted EBITDA," kata Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy Azis Armand, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Azis menambahkan bahwa capaian ini menjadi pijakan untuk mengembangkan sumber pertumbuhan baru, dengan hampir seluruh belanja modal diarahkan ke bisnis nonbatu bara, terutama proyek Awak Mas.

Bersamaan dengan itu, ujar dia, perseroan terus menjaga kinerja bisnis yang selama ini menjadi penopang untuk mendukung transformasi dan pertumbuhan jangka panjang.

Lebih lanjut, perseroan mencatat bahwa pertumbuhan pendapatan terutama didorong oleh peningkatan kontribusi Kideco Jaya Agung (Kideco), Tripatra, Interport Mandiri Utama (Interport), dan Indika Indonesia Resources (IIR).