Pendapatan Kideco meningkat 16,8 persen menjadi 1.345,6 juta dolar AS, didukung kenaikan harga jual rata-rata sebesar 14,0 persen menjadi 56,3 dolar AS per ton serta peningkatan volume penjualan sebesar 496 ribu ton atau 2,2 persen menjadi 22,6 juta ton.
Kemudian, pendapatan IIR meningkat 94,7 persen menjadi 91,9 juta dolar AS. Volume perdagangan batu bara meningkat 107,7 persen menjadi 966 ribu ton pada kuartal III 2026 dari 465 ribu ton pada kuartal III 2025.
Sementara pendapatan Tripatra meningkat 64,4 persen menjadi 289,7 juta dolar AS serta pendapatan Interport meningkat 47,4 persen menjadi 137,2 juta dolar AS yang terutama didukung pertumbuhan bisnis perdagangan bahan bakar.
Perseroan menyampaikan bahwa beban pokok kontrak dan penjualan meningkat 25,1 persen menjadi 1.562,2 juta dolar AS pada kuartal III 2026 dari 1.249,2 juta dolar AS pada kuartal III 2025.
Adapun laba kotor perseroan meningkat 44,6 persen menjadi 280,1 juta dolar AS, dengan margin laba kotor konsolidasian naik menjadi 15,2 persen pada kuartal III 2026. Sementara laba usaha tumbuh 92,6 persen menjadi 155,9 juta dolar AS, dengan margin laba usaha meningkat menjadi 8,5 persen.
Kontribusi laba bersih entitas asosiasi meningkat menjadi 11,0 juta dolar AS dari 8,7 juta dolar AS, terutama didukung peningkatan kontribusi Cirebon Energi Prasarana (CEPR).