Untuk memantau arus dana tersedia AI Trade Flow dengan data historis hingga 10 tahun. Indo Premier juga mengklaim IPOT X menggunakan arsitektur multi-agent AI, dengan sejumlah agen AI yang memantau aspek teknikal, fundamental, dan arus dana secara terpisah. Data diperbarui setiap menit.
Meski banyak proses analisis dibantu AI, Indo Premier menegaskan IPOT X tidak mengambil keputusan jual atau beli saham atas nama pengguna. AI juga tidak dimaksudkan untuk menjanjikan keuntungan atau meramal harga saham.
"Mesin presisi IPOT X bekerja lebih keras. Investor tetap memegang kendali. Kompleksitas diproses di belakang. Market clarity muncul di depan," kata Moleonoto.
Indo Premier Sekuritas mengklaim saat ini mengelola aset investasi nasabah senilai Rp 312 triliun.