OJK juga mendorong pengembangan aset keuangan digital dan kripto syariah yang dapat memberikan manfaat ekonomi nyata dan memperkuat kepercayaan masyarakat.

Aloysia menambahkan pengembangannya perlu disertai transparansi transaksi, tata kelola, pengawasan, serta penguatan literasi dan perlindungan konsumen.

Dia menyatakan peningkatan aktivitas pasar perlu diimbangi dengan literasi agar konsumen dapat menyikapi pemulihan harga secara terukur dan rasional.

Menurut dia momentum pemulihan sebaiknya menjadi kesempatan untuk mengevaluasi strategi, bukan alasan mengambil keputusan karena takut tertinggal (FOMO). Investor perlu melakukan riset mandiri, memahami aset yang dipilih, dan mengatur alokasi sesuai kemampuan menanggung risiko.