"Jadi, kalau sekarang mungkin tiap negara memiliki aturan yang berbeda-beda, nanti ke depan pelindungan anak itu kita harapkan kita di dunia itu memiliki aturan bersama," imbuhnya.

Harapannya, dengan adanya aturan bersama, terjadi dorongan terhadap para platform teknologi dan perusahaan teknologi AI agar mematuhi regulasi tersebut.

Meutya mengatakan Indonesia lebih setuju terhadap pembangunan safety by design untuk AI, alih-alih perlambatan AI. Menurutnya, apa yang terjadi saat ini adalah AI menjadi terlalu 'kebablasan'.