Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Indonesia berpeluang pertahankan surplus perdagangan hingga akhir 2026
Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai Indonesia berpeluang mempertahankan surplus perdagangan hingga akhir 2026 meskip
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Rabu, 4 November 2026 pukul 15:50 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus perdagangan Indonesia mencapai 10,61 miliar dolar AS sepanjang Januari-September 2026, turun dari 33,48 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penyusutan surplus terjadi ketika laju impor tumbuh 19,67 persen secara tahunan menjadi 210,63 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor sebesar 5,58 persen menjadi 221,23 miliar dolar AS.
Yusuf memperkirakan risiko penyusutan surplus masih cukup besar pada sisa tahun ini.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.