"Kalau sekarang mungkin tiap negara memiliki aturan yang berbeda-beda, nanti ke depan perlindungan anak di era AI itu kita harapkan di dunia itu memiliki acuan bersama," ujarnya.

Menurut Meutya, acuan yang sama diharapkan tidak hanya memperkuat perlindungan anak, tetapi juga memudahkan penegakan aturan terhadap platform digital dan perusahaan teknologi AI.

"Kalau acuannya bersama, mudah-mudahan penegakannya terhadap para platform teknologi, perusahaan teknologi AI juga bisa lebih dipatuhi lagi," katanya.

Diketahui, Meutya hadir dalam forum Protecting Children's Rights Facing Artificial Intelligence: The Coalition for Children's Rights and Protection in the Age of AI as an Operational Tool di New York pada Selasa (22/9).

Forum tersebut dipimpin Presiden Perancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Spanyol Pedro SΓ‘nchez, Presiden Kenya William Ruto, dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.