"Indonesia meyakini bahwa kolaborasi multi-pihak dan kerja sama regional sangat penting untuk membuka potensi penuh masyarakat kita. ASEAN dapat mempercepat kemajuan ini melalui kerja sama regional yang lebih kuat, terutama dalam memajukan visi komunitas ASEAN 2045 dan memperkuat kontribusi ASEAN terhadap agenda global mengenai kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA menambahkan bahwa Indonesia mengusulkan tiga langkah kunci bagi ASEAN, yaitu berbagi pengetahuan mengenai kebijakan ekonomi perawatan (care economy), meningkatkan kapasitas dalam keterampilan digital dan aksi iklim, serta memperkuat data regional terkait kepemimpinan perempuan.
Untuk mewujudkan ketiga langkah tersebut, menurut dia, diperlukan kolaborasi lintas sektor dan lintas pilar melalui kemitraan yang dipimpin ASEAN bersama mitra internasional dan pemangku kepentingan terkait guna menghapus berbagai hambatan bagi partisipasi perempuan di seluruh kawasan ASEAN.