Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Indonesia juga mendorong Ocean Panel untuk memainkan peran strategis dalam dua area, yaitu pembiayaan kelautan (ocean financing) dan akuntansi kelautan (ocean accounting).

Ocean financing diperlukan untuk menerjemahkan komitmen aksi laut-iklim menjadi implementasi nyata. Sementara, penguatan ocean accounting penting untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis data dan bukti.

Indonesia pun menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam menjaga laut sebagai solusi iklim yang berkelanjutan bagi generasi mendatang serta mendorong langkah nyata menuju tata kelola laut yang adil, merata dan inklusif.

Pertemuan Ocean Panel tahun ini mengusung tema β€œOcean-Climate Leadership on the Road to COP31 UNFCCC”, dengan fokus pada penguatan kepemimpinan dan kerja sama untuk mempercepat implementasi aksi ocean-climate nexus menuju COP31 di Antalya, Turkiye, pada 9-20 November 2026.