NADIKABAR.COM — PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi meluncurkan Indosat Intelligence Suite, platform kecerdasan artifisial (AI) terpadu, platform kecerdasan artifisial (AI) terpadu yang dirancang mendemokratisasi akses AI bagi bisnis. Peluncuran ini menandai langkah strategis Indosat bertransformasi dari perusahaan telekomunikasi menjadi AI TechCo.

Peluncuran yang berlangsung di JW Marriott Hotel Singapore South Beach ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Indosat dan F5, perusahaan keamanan aplikasi global. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran eksekutif kedua perusahaan, mitra teknologi, serta perwakilan media.

Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan platform ini bukan sekadar agregator model AI. Ia menyebutnya sebagai jawaban atas tantangan fundamental dalam adopsi AI di tingkat enterprise.

Indosat menganalogikan platform ini seperti restoran fine dining. Alih-alih harus mengunjungi supermarket untuk membeli bahan mentah, membangun dapur dari nol, dan belajar memasak setiap hidangan sendiri, pelanggan dapat langsung datang ke Indosat Intelligence Suite dan memesan kecerdasan siap saji yang mereka butuhkan.

Indosat menangani dapur, bahan-bahan, dan infrastruktur di balik layar. "Kami tidak hanya membangun kapasitas AI untuk Indonesia dan kawasan. Kami membangun cara bisnis memanfaatkan kapasitas itu," ujar Vikram.

Langkah ini diambil di tengah laporan studi tahun 2026 oleh McKinsey, Singapore Economic Development Board, dan Tech in Asia yang menemukan bahwa 81% perusahaan di enam pasar Asia Tenggara telah beralih dari tahap eksperimen AI menuju piloting atau scaling.

Namun, transisi dari pilot ke produksi menghadirkan tantangan baru yaitu mengelola beban kerja AI yang berbeda sambil menyeimbangkan performa, biaya, keamanan, dan tata kelola. Di sinilah Indosat Intelligence Factory menghadirkan solusinya.