Ia mendorong pelaku usaha, termasuk perusahaan percetakan, untuk mengisi dan memanfaatkan kanal tersebut sehingga kebutuhan pemerintah dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri.
"Kami sendiri dipengadaan sudah memiliki beberapa cara dan channel yang paling umum yaitu katalog elektronik yang diharapkan bisa terus diisi oleh semua pelaku usaha sehingga kebutuhan pemerintah sangat besar yang gapnya itu harus kita penuhi, kita sudah ciptakan jalanya, dan dari Munas ini bisa menghasilkan program yang konkret bagaimana bisa bersama-sama dengan pemerintah bisa memenuhi harapan dari masyarakat," jelansya.
Sekitar 90 persen perusahaan percetakan disebut merupakan usaha kecil dan menengah yang sebagian besar masih dikelola langsung oleh pemiliknya.
Kehadiran LKPP dalam Munas XI PPGI diharapkan dapat memberikan wawasan sekaligus arahan strategis bagi pelaku usaha agar mampu mengambil bagian dalam sistem pengadaan nasional secara tepat dan optimal.
Penguatan kapasitas perusahaan percetakan nasional juga dinilai dapat membantu meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.