NADIKABAR.COM — PT Astra Otoparts Tbk membukukan laba bersih Rp1,80 triliun hingga kuartal III 2026, meningkat 14,7 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, seiring dengan pertumbuhan permintaan komponen otomotif dan produk suku cadang.
Presiden Direktur Astra Otoparts, Yusak Kristian Solaeman mengatakan bahwa capaian positif ini tidak terlepas dari segmen manufaktur dan perdagangan yang saling melengkapi.
“Kami terus memperkuat kapabilitas manufaktur untuk mendukung penguatan kolaborasi dengan pelanggan OEM yang ada selain menambah OEM baru,” kata Yusak Kristian Solaeman dalam keterangan resminya, Selasa.
Dia melanjutkan bahwa perusahaan mendapatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp17,02 triliun, atau tumbuh 15 persen secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh segmen manufaktur dan perdagangan yang memperoleh kontribusi dari peningkatan aktivitas industri otomotif serta permintaan pasar suku cadang.