Kinerja ini ditopang permintaan suku cadang aftermarket, perluasan jaringan distribusi, serta penjualan ekspor.
Hingga kuartal III 2026, perseroan didukung 49 diler utama, 28 kantor penjualan, dan 673 gerai ritel modern di Indonesia.
Pada bisnis pendukung kendaraan listrik, Astra Otoparts mengoperasikan 71 unit pengisian daya Astra Otopower di 61 lokasi strategis.
Yusak Kristian Solaeman mengatakan, pertumbuhan kedua segmen menjadi landasan perseroan dalam memperkuat daya saing dan menjaga keberlanjutan usaha.
Dari sisi neraca, total aset perseroan mencapai Rp25,18 triliun, meningkat 11,3 persen dibandingkan posisi akhir Desember 2025, dengan total ekuitas sebesar Rp17,89 triliun.