Secara subsektor, kinerja positif industri pengolahan salah satunya ditopang oleh industri makanan dan minuman yang tumbuh sebesar 7,09 persen, didukung oleh peningkatan ekspor Crude Palm Kernel Oil (CPKO) dan turunan CPO serta pemanfaatannya di dalam negeri untuk produksi biodiesel.
Selanjutnya, industri kimia, farmasi, dan obat tradisional tumbuh 8,10 persen didorong oleh peningkatan produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) serta peningkatan produksi pupuk menjelang musim tanam.
Industri logam dasar yang tumbuh 9,94 persen juga berkontribusi terhadap kinerja industri pengolahan, didukung oleh peningkatan ekspor logam dasar bukan besi dan baja, seperti katoda tembaga, nickel matte, dan aluminium.
Pada sektor lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh tinggi mencapai 7,14 persen, lebih tinggi dibandingkan triwulan 3-2025 sebesar 5,46 persen dan triwulan 3-2024 sebesar 4,85 persen, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan.