Pertumbuhan sektor tersebut didorong oleh peningkatan penjualan kendaraan bermotor terutama kendaraan niaga dan kendaraan listrik, serta peningkatan suplai barang domestik khususnya barang industri pengolahan dan barang impor.

Sementara itu, sektor konstruksi mampu tumbuh hingga 6,42 persen, melampaui angka triwulan 3-2025 sebesar 4,21 persen.

Kenaikan ini utamanya didorong oleh pembangunan proyek infrastruktur oleh pemerintah dan swasta, termasuk pembangunan program prioritas pemerintah seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), perumahan rakyat, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan revitalisasi sekolah.

Selanjutnya, sektor informasi dan komunikasi tumbuh 7,13 persen, sejalan dengan peningkatan aktivitas telekomunikasi seperti peningkatan traffic data, penggunaan layanan data center, dan peningkatan transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).