Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Inflasi Jabar 0,23 persen dipicu komoditas cabai rawit dan beras
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mencatat inflasi Jawa Barat pada September 2026, berada di level 0,23 persen secara bulanan (month to month/mtm) yan
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 17:30 WIB
• ⏱ 2 menit baca
BPS mencatat kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi pendorong utama inflasi bulanan dengan memberikan andil sebesar 0,16 persen. Namun demikian, kata Ari, ada aspek pembiayaan lain yang memberikan dampak pada inflasi.
"Kenaikan biaya kuliah di awal tahun ajaran baru perguruan tinggi juga memberi andil terhadap inflasi," ujar Ari.
Secara akumulatif, inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) Jabar menembus 2,10 persen dan inflasi tahunan (year-on-year/yoy) berada di angka 3,16 persen.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.