Margaretha merinci komoditas utama penyumbang inflasi bulanan meliputi cabai rawit (0,05 persen), daging ayam ras (0,05 persen), telur ayam ras (0,05 persen), emas perhiasan (0,03 persen), serta bensin (0,02 persen).

Sebaliknya, laju inflasi tertahan oleh komoditas ketimun yang mengalami deflasi 0,03 persen dan bawang merah sebesar 0,02 persen berkat panen raya.

Secara spasial, Kabupaten Bandung dan Kota Tasikmalaya mengalami tekanan inflasi bulanan tertinggi masing-masing sebesar 0,39 persen dan 0,37 persen, sedangkan Kabupaten Subang mencatatkan inflasi terendah di level 0,03 persen.