"Jadi bentuk laporan ini adalah bentuk terakhir, upaya dari klien kami untuk mencari keadilan dan bertemu dengan Aisar," tegas Michael Sugijanto.
Michael juga menyebut pihaknya sudah mencoba membuka komunikasi dengan Aisar secara baik-baik. Namun, upaya tersebut disebut belum mendapatkan respons, termasuk saat Aisar beberapa kali berada di Indonesia belakangan ini.
Menurut Michael, perjanjian tim redaksi agensi dan Aisar tersebut dibuat pada Februari 2026. Ia mengatakan, hubungan kerja sama tersebut berawal dari bantuan kliennya kepada Aisar saat pertama kali beraktivitas di Indonesia.
Lebih lanjut, Michael juga menegaskan bahwa kliennya pernah memiliki peran dalam membantu perjalanan karier Aisar di Indonesia, termasuk terkait pekerjaan dan pembuatan acara.