InfraNexia saat ini masih memiliki Telkomsel sebagai salah satu anchor tenant dalam pemanfaatan infrastruktur yang dikelolanya.
Dengan bertambahnya aset pasca-spin-off, perusahaan akan berupaya meningkatkan utilisasi infrastruktur sekaligus memperluas pemanfaatannya kepada pelanggan di luar Telkom Group.
Langkah tersebut sejalan dengan agenda transformasi Telkom Group untuk mengoptimalkan aset infrastruktur dan membuka peluang pertumbuhan melalui pengelolaan bisnis yang lebih terfokus.
Di tengah proses tersebut, manajemen memastikan agenda streamlining Telkom Group tetap berjalan meski terdapat perubahan jajaran direksi.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Seno Soemiadji menyebut proses streamlining telah memiliki framework serta struktur organisasi yang ditetapkan, sehingga pergantian direksi tidak mengubah proses yang sedang berjalan.
βYang kami lakukan adalah kami sudah punya framework-nya dan framework itu artinya secara institusi, organisasi sudah kita tetapkan sehingga harusnya secara prosesnya akan tetap berjalan seolah-olah tidak ada pergantian orang,β ujar Seno.