NADIKABAR.COM — Memiliki momongan menjadi harapan bagi banyak pasangan setelah menikah. Berbagai upaya pun dilakukan untuk meningkatkan peluang kehamilan, mulai dari memperbaiki pola makan hingga menghitung masa subur. Namun, program hamil atau promil secara alami tidak hanya bergantung pada waktu berhubungan intim, tetapi juga kondisi kesehatan kedua pasangan.
Kehamilan terjadi ketika sperma membuahi sel telur yang dilepaskan selama ovulasi. Peluang terjadinya pembuahan dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk usia, kesehatan reproduksi, frekuensi hubungan seksual, dan kondisi medis tertentu.
Kabar baiknya, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung peluang kehamilan secara alami. Meski demikian, tidak ada metode yang menjamin seseorang langsung hamil dalam waktu singkat karena kondisi kesuburan setiap pasangan berbeda.
Tips promil alami agar peluang hamil meningkat
Salah satu langkah penting dalam menjalani promil alami adalah mengenali masa subur. Periode ini berkaitan dengan ovulasi, yaitu proses ketika ovarium melepaskan sel telur yang siap dibuahi.
Masa subur umumnya mencakup enam hari yang berakhir pada hari ovulasi. Peluang kehamilan paling tinggi ketika hubungan seksual dilakukan dalam rentang waktu tersebut, terutama satu hingga dua hari sebelum ovulasi.
Pada siklus menstruasi rata-rata 28 hari, ovulasi biasanya terjadi sekitar 14 hari sebelum menstruasi berikutnya dimulai. Namun, waktu ovulasi dapat berbeda pada setiap perempuan dan tidak selalu terjadi pada hari ke-14 siklus menstruasi.
Untuk memperkirakan masa subur, perempuan dapat mencatat siklus menstruasi setiap bulan, memperhatikan perubahan lendir serviks yang menjadi lebih bening dan licin, atau menggunakan alat prediksi ovulasi.
Aplikasi kalender menstruasi dapat membantu mencatat siklus, tetapi hasil perkiraannya tidak selalu akurat, terutama bagi perempuan dengan menstruasi tidak teratur.
2. Lakukan hubungan seksual secara teratur
Hubungan seksual secara teratur dapat meningkatkan peluang sperma bertemu dengan sel telur selama masa subur.
Pasangan yang sedang menjalani promil dapat melakukan hubungan seksual setiap satu hingga dua hari selama masa subur. Jika sulit menentukan waktu ovulasi, hubungan seksual setiap dua hingga tiga hari sepanjang siklus juga dapat membantu meningkatkan peluang kehamilan.
Tidak perlu membatasi frekuensi hubungan seksual karena khawatir kualitas sperma menurun. Pada laki-laki dengan kualitas sperma normal, hubungan seksual yang lebih sering tidak terbukti menurunkan peluang kehamilan.
Selain itu, tidak ada posisi hubungan seksual tertentu yang terbukti lebih efektif untuk mempercepat kehamilan. Pasangan dapat memilih posisi yang nyaman tanpa harus melakukan ritual khusus setelah berhubungan intim.
3. Konsumsi asam folat sebelum hamil