Para pengembang platform PHP meluncurkan tambalan (patch) untuk memperbaiki kerentanan yang bersembunyi di dalam software mereka bertahun-tahun. "Semua pengguna PHP sangat disarankan segera melakukan pembaruan," kata pihak pengembang.

Otoritas dan organisasi keamanan di seluruh dunia menggaungkan peringatan tersebut. Badan Keamanan Nasional AS (NSA) memberi tahu seluruh organisasi yang menggunakan PHP untuk menonaktifkan sistem jika tidak dapat segera menambalnya, serta menambahkan celah ini bisa jadi jalur untuk mengeksploitasi basis data sistem.

Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris (NCSC) memberikan saran serupa dan meminta organisasi-organisasi untuk memeriksa adanya backdoor yang dipasang oleh penyerang.

Badan serupa di Uni Eropa dan Australia juga mengeluarkan peringatan yang sama. Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengimbau masyarakat memeriksa apakah situs web publik mereka berjalan dengan PHP..

Para pemilik situs pun didesak mengamankan situs mereka dengan PHP versi terbaru. Badan Keamanan Nasional AS mendesak peningkatan kewaspadaan dalam beberapa minggu ke depan dan memantau update dari vendor software. "Kewaspadaan dalam menerapkan tambalan terkait sistem tersebut adalah sangat krusial," tegas badan itu.