"Kita akan gelar Parapatan Luhur, saya meyakini kegiatan ini kita sukseskan Parapatan Luhur. Kita sudah agak lama meninggalkan rumah kita. Saatnya kembali ke rumah kita menatap organisasi dengan cara yang lebih baik. Kita jadikan rumah kita ini sebagai kebersamaan agar untuk guyub rukun. Agar kita bisa buktikan ke pendiri PSHT," ungkap Taufiq.

"Langkah ini menyudahi era privatisasi ajaran, sekaligus mengembalikan kehormatan lambang dan nama SH Terate sebagai warisan luhur bersama seluruh warga, bukan milik segelintir individu," tandas Taufiq.