Dia mengatakan penanganan penumpang melahirkan pada pekan lalu adalah pengalaman pertamanya. Peristiwa itu menjadi momen paling membekasnya selama menjadi tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan stasiun.

"Pengalaman paling membekas itu kejadian kemarin sih, karena kan itu pertama kali ya. Kejadian yang tidak terduga dan jarang terjadi juga," ucapnya.

Setelah bayi dilahirkan, dia kemudian mengecek kondisi bayi dan memastikan keselamatannya. Dia bersyukur ilmu dari pendidikannya dapat dipakai sehingga persalinan berjalan lancar dan ibu beserta bayi dalam kondisi selamat.

"Ya, perawat memiliki keterampilan yang berkaitan dengan membantu proses persalinan. Secara umum, perawat maternitas/keperawatan dapat membantu memberikan asuhan keperawatan kepada ibu selama persalinan, misalnya memantau tanda vital, kontraksi, kondisi ibu dan janin, memberikan dukungan, membantu posisi ibu, serta menyiapkan peralatan," ungkapnya.

Petugas Stasiun Rawa Buntu lalu merujuk penumpang itu ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat untuk mendapatkan penangan lebih lanjut demi keselamatan ibu dan bayi.

"Nah, alhamdulillahnya juga ibu dan bayinya selamat. Karena kan butuh penanganan lebih lanjut, maka saya dan petugas lainnya, PKD, dan petugas-petugas tim RU melakukan rujukan ke faskes terdekat dan itu alhamdulillah bayinya dan ibunya selamat." kata Annisa.

Aksi sigap para petugas tersebut banyak diapresiasi warganet. Terkait hal itu, ketiganya menyambut positif respons warganet dan menganggap peristiwa tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan pelayanan di Commmuter line.