Melalui pendekatan mutakhir berbasis kecerdasan buatan, Unissula menghadirkan solusi konkret atas tantangan iklim dan pengelolaan air yang kini dihadapi secara global.

Langkah tersebut sejalan dengan tema besar kongres, yakni "Water and Agricultural Resilience in the Face of Climate Change", yang menyoroti urgensi ketahanan pangan dan air di tengah krisis iklim global.

Rektor Unissula Prof Gunarto mengatakan bahwa keikutsertaan delegasi Unissula di Marseille tidak hanya mempertegas kualitas riset kampus yang relevan dengan persoalan dunia.

Tetapi, juga membuktikan komitmen universitas dalam memperluas jejaring akademik serta membuka peluang kolaborasi riset lintas negara.

Melalui kontribusi aktif di forum bergengsi ICID 2026 yang turut dihadiri badan dunia, seperti FAO dan World Water Council Unissula membuktikan bahwa riset anak bangsa mampu memberikan sumbangsih nyata bagi masa depan pengelolaan air global.