Lutti Colautto, CEO perusahaan Brasil Lampada.ag, yang merupakan pelopor di pasar pemasaran berbasis pengalaman (live marketing), mengatakan bahwa dia kembali dari China sekitar sebulan sebelumnya setelah mengunjungi Guangzhou, Liuzhou, dan Shanghai.
Terpukau oleh pencapaian China di bidang kendaraan listrik, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), robotika, dan model retail baru, dia membagikan pengalamannya di media sosial.
"Dua puluh hari di Tiongkok mengubah cara pandang saya terhadap inovasi, teknologi, dan bisnis," tulisnya. "Saya merasa seperti berada di masa depan," katanya, seraya menyebutkan bahwa kemajuan China dalam bidang AI serta pengembangan kota-kota masa depan membuat negara itu sangat menarik.
Menurut dia, China bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga tempat penting untuk mempelajari inovasi teknologi, memperluas wawasan bisnis, dan menjajaki peluang pertumbuhan di masa depan.
Varun Doshi, pendiri agen perjalanan Yatriseva dari Kanada, mengatakan bahwa sektor manufaktur yang kuat serta beragam industri teknologi tinggi di China telah meninggalkan kesan mendalam pada klien-kliennya.