Banyak kliennya dari Kanada dan India, yang bekerja di industri seperti furnitur dan permesinan, mengunjungi China setiap tahun.

"Belakangan ini, trennya adalah mereka juga ingin membawa keluarga ke Tiongkok agar keluarga mereka dapat mempelajari bagaimana Tiongkok maju bersama dunia, sekaligus menyaksikan keindahan negara tersebut serta keramahan dan etos kerja keras penduduknya," ujarnya.

Antoine Herblot, seorang agen perjalanan asal Prancis yang bekerja di operator tur China, Jade Dragon DMC, mengatakan bahwa platform media sosial seperti TikTok, YouTube, dan Rednote tidak hanya menampilkan objek wisata di China, tetapi juga gaya hidup modern serta kemajuan teknologinya.

"Saya bisa merasakan generasi muda semakin tertarik pada China, dan pemerintah China telah melakukan banyak upaya untuk membuka diri kepada dunia," ujarnya.