Angkatan Laut Inggris (Admiralty) secara resmi mengumumkan bahwa harapan untuk menyelamatkan orang-orang yang masih terjebak di dalam HMS Thetis telah pupus. Sebanyak 99 orang dinyatakan tewas.

Penyelidikan resmi mencatat beberapa faktor yang menyebabkan tragedi tersebut. Salah satunya tersumbatnya lubang katup. Saat pengerjaan interior tabung torpedo oleh subkontraktor, lapisan enamel bitumastik menyumbat lubang kecil pada test-cock.

Ketika Letnan Frederick Woods memeriksa test-cock tabung tersebut, tidak ada air yang keluar karena lubangnya tersumbat enamel. Kondisi ini memberikan kesan bahwa tabung torpedo dalam keadaan kosong, padahal tutup luar bagian depan (bow-cap) sebenarnya masih terbuka.

Karena mengira tabung sudah kosong, pintu belakang tabung torpedo nomor 5 dibuka. Akibatnya, air laut bertekanan tinggi langsung masuk dan membanjiri bagian depan kapal.