Dalam video tersebut, Mosseri juga mengaku bahwa dirinya selama ini menentang kehadiran video berdurasi panjang di Instagram.

Menurutnya, jika pengguna menonton video berdurasi panjang, ada kemungkinan mereka melihat banyak konten Reels, foto dan carousel yang tidak akan mereka kirimkan kepada teman. Sehingga, jumlah tanda suka dan dibagikan menjadi lebih sedikit.

Namun, Mosseri menyebut kini tim Instagram berupaya membuat video berdurasi pendek dan panjang saling melengkapi.

Sebagai contoh, video podcast atau tayangan spesial komedi yang dapat disajikan sebagai video panjang sekaligus dipecah menjadi beberapa video dengan durasi lebih pendek.

Pengumuman Features ini menyusul peluncuran aplikasi Instagram untuk TV pada akhir tahun lalu. Aplikasi tersebut pertama kali diluncurkan dengan fokus pada Reels dan sebagai uji coba untuk perangkat Amazon Fire TV di Amerika Serikat.