Strategi ini berpotensi memperkuat persaingan Instagram dengan YouTube, terutama dalam menarik kreator podcast, komedian, dan pembuat konten hiburan yang selama ini mengandalkan video berdurasi panjang.

Kendati demikian, belum semua kreator dapat mencoba Features. Dilansir dari Engadget, Selasa (27/10/2026), pengujian awal melibatkan sejumlah kreator yang memiliki kesepakatan individual dengan Meta, terutama dari kalangan komedian dan podcaster.

Soal monetisasi, Meta juga belum mengumumkan skema permanen bagi kreator video panjang. Perusahaan masih menjajaki berbagai sumber pendapatan, termasuk kerja sama dengan merek, dukungan penggemar, dan insentif berdasarkan performa konten.

Karena masih dalam tahap pengujian, belum diketahui kapan Instagram akan merilis Features secara luas, termasuk di Indonesia. Belum ada pula kepastian apakah seluruh pengguna nantinya dapat mengunggah video hingga 90 menit atau hanya kreator tertentu.