NADIKABAR.COM — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) tidak ingin kecerdasan buatan (AI) hanya dinikmati oleh bisnis di kota besar seperti Jakarta. Melalui platfom Indosat Intelligence Suite yang baru saja diluncurkan, mereka berambisi untuk membawa manfaat AI secara merata hingga ke daerah terpencil dan pelaku usaha kecil.
Vikram Sinha, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan bahwa misi perusahaan adalah intelligence for all atau kecerdasan untuk semua.
"Kami ingin membawa intelligence untuk semua. Kami ingin menghadirkannya untuk usaha kecil, UMKM. Mengapa hanya untuk Jakarta? Ini harus untuk Tarakan, untuk Jayapura," ujar Vikram di sela peluncuran Indosat Intelligence Suite dan pengumuman kemitraan strategis Indosat dengan F5 di JW Marriott Hotel, South Beach, Singapura, Jumat (9/10/2026).
Ia menekankan bahwa pengusaha kecil yang datang ke ekosistem ini harus mulai merasakan manfaat AI. Karena itu, Indosat menjual produk yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.
"Apa yang berhasil di AS atau Singapura mungkin tidak berhasil di sana. Jadi, kemitraan kami bukan tentang membawa sesuatu yang telah dibuat di belahan dunia lain lalu menjualnya di sini. Kami mendengarkan kebutuhan mereka dan bersama-sama menciptakan apa yang mereka butuhkan. Itulah sebabnya saya terus menekankan konsep intelligence for all," jelasnya.
Terlepas dari visi tersebut, untuk saat ini, Vikram menyebut bahwa kebutuhan AI paling mendesak datang dari sektor bisnis perbankan dan keuangan.
"Berdasarkan data dan pengalaman, kebutuhan yang paling mendesak sekarang adalah sektor perbankan dan keuangan. Mereka sudah menggunakan AI. Bersama F5, kami ingin menjadikan penerapannya terpercaya, sederhana, sehingga mereka dapat melihat manfaat nyata dari teknologi ini. Sektor pertambangan juga mulai berkembang," paparnya.
Namun ia menyebut Indosat tidak akan berhenti di situ. "Misi kami adalah intelligence for all. Kami akan membawanya ke tingkat berikutnya. Kami ingin memastikan bahwa teknologi ini membantu mereka melakukan pekerjaan dengan lebih baik dan meningkatkan produktivitas," tegas Vikram.
Ia juga menyoroti pentingnya harga yang terjangkau. Indosat Intelligence Suite memang ingin menjangkau usaha kecil dan menengah hingga perusahaan besar, pembayarannya pun dalam rupiah. Selain itu, ada potensi para startup pun akan menggunakan platform tersebut.
"Saya ingin menambahkan satu hal lagi mengenai pihak-pihak yang akan segera membutuhkan teknologi ini. Ada banyak startup di Indonesia yang menggunakan token dan model AI. Mereka menggunakan layanan tersebut dari luar negeri. Saya rasa salah satu tujuannya (Indosat Intelligence Suite) adalah membawa seluruh konsumsi tersebut kembali ke dalam Indonesia," cetus Vikram.