NADIKABAR.COM — Inter Milan dibayangi rekor buruk di ajang Liga Champions dengan tujuh kali kalah dalam delapan laga terakhir. Si Ular bertekad bangkit tren buruk tersebut di laga melawan Shakhtar Donetsk.

Inter vs Shakhtar Donetsk pada matchday 3 Liga Champions digelar di Giuseppe Meazza, Kamis (22/10/2026). Si Ular memburu kemenangan perdana di Liga Champions musim ini.

Inter kalah di dua laga awal akibat tumbang 1-2 dari Real Madrid dan 3-4 dari Club Brugge. Dua kekalahan ini bikin Inter terbenam di peringkat ke-30 dengan belum meraih angka.

Nerazzurri juga belum bisa lepas dari tren buruk di Liga Champions. Mereka tujuh kali kalah dalam delapan laga terakhir di ajang ini. Inter diharapkan bisa bangkit dari catatan buruk tersebut saat melawan Shakhtar.

Namun, ambisi tersebut takkan mudah karena Shakhtar belum kalah di Liga Champions musim ini. Wakil Ukraina tersebut mengoleksi empat poin dari sekali menang dan sekali imbang.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, enggan banyak membahas soal tren buruk timnya di Liga Champions. Ia sepenuhnya fokus untuk membawa Inter meraih kemenangan atas Shakhtar. Kemenangan sangat dibutuh demi momentum bangkit Inter di Liga Champions.

"Saya tidak menghitungnya. Kami sadar akan fakta yang ada, bahwa kami telah kalah dalam dua pertandingan," ujar Chivu soal rekor buruk Inter di Liga Champions dikutip dari Football Italia.

"Kami ingin memulihkan energi. Saat ini kita terlalu banyak membahas masa lalu dan hal-hal yang belum kita lakukan, padahal kita harus fokus pada apa yang perlu kita lakukan besok. Kita harus siap," jelasnya.