Ia mengatakan usahanya secara rutin mendapat undangan dari sejumlah perusahaan, terutama di kawasan Cikarang. Pesanan untuk kegiatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, termasuk jumlah produk dan kemasan.

Sementara itu, pemilik usaha makanan Crave Bites, Anet Sofilda, mengatakan usahanya yang mulai beroperasi sekitar satu tahun lalu sejak awal mengandalkan platform digital untuk memasarkan dan menjual produk.

Usaha dengan produk pencuci mulut viral Dubai Chewy Cookie itu menggunakan sejumlah kanal, antara lain TikTok Shop dan ShopeeFood, untuk menjangkau pembeli. Menurut Anet, pesanan melalui platform digital datang dari berbagai daerah, termasuk Bali dan Kalimantan.

β€œKarena online, jadi kebanyakan dari luar Jawa,” kata Anet yang juga berada di acara Halalicious 2026.

Ia mengatakan omzet usahanya tersebut mencapai sekitar Rp700 ribu per hari, meskipun jumlahnya dapat berubah mengikuti kondisi penjualan.

Untuk memasarkan produknya, Anet membuat video promosi sendiri dan memanfaatkan fitur iklan pada platform digital. Menurut dia, penggunaan internet membantu usahanya menjangkau calon pelanggan yang sebelumnya belum mengenal produknya.

β€œSangat penting sih, soalnya bisa jangkau pelanggan yang sebelumnya enggak tahu dari kita. Jadi, tiap harinya pasti ada pesanan baru dari orang yang berbeda-beda,” ujarnya.