NADIKABAR.COM — Anggota Komisi VI DPR RI Rahmat Saleh meminta pemerintah memastikan investasi kecerdasan buatan (AI) dan pusat data di Kota Batam, Kepulauan Riau, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
Rahmat dalam rapat kerja Komisi VI DPR bersama mitra BUMN dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang, Jumat, mengingatkan besarnya investasi sektor teknologi tidak selalu sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang tercipta.
"Namun, investasi AI ini minim penyerapan tenaga kerja, karena sifatnya menggunakan teknologi tinggi (high tech)," kata Rahmat.
Menurut dia, Batam semakin diminati perusahaan teknologi untuk mengembangkan infrastruktur AI dan pusat data.
Rahmat mengkhawatirkan investasi berskala besar tersebut hanya menyerap banyak pekerja pada tahap awal pembangunan, sedangkan kebutuhan tenaga kerja berkurang setelah fasilitas mulai beroperasi.