Freeport Berpotensi Tambah Investasi Rp 715 T

Dilansir dari CNBC Indonesia, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sebelumnya menyebut Freeport berpotensi memberikan tambahan investasi hingga USD 40 miliar atau sekitar Rp 715 triliun kepada Indonesia.

Airlangga menyampaikan hal tersebut dalam 14th US-Indonesia Investment Summit 2026 di Jakarta, Selasa (6/10/2026). Adapun potensi tambahan investasi tersebut berkaitan dengan perpanjangan kontrak operasi Freeport.

Dalam pernyataannya, Airlangga menyebut apabila Freeport mendapatkan perpanjangan kontrak dengan nilai tambahan investasi USD 40 miliar, maka akan ada investasi lain yang turut masuk ke Indonesia.

Airlangga juga menyampaikan bahwa nota kesepahaman (MoU) terkait komitmen investasi tersebut telah ditandatangani di Amerika Serikat.

Potensi tambahan investasi tersebut dapat memberikan dampak lebih luas apabila diikuti peningkatan penerimaan negara, penguatan hilirisasi, penyerapan tenaga kerja lokal, serta pembangunan di wilayah sekitar kegiatan operasional.

Dengan demikian, investasi Freeport tidak hanya berpotensi menambah aliran modal ke Indonesia, tetapi juga dapat memberikan efek lanjutan terhadap perekonomian melalui penerimaan negara, industri pengolahan, tenaga kerja, hingga pembangunan daerah.